12 PESEPAKBOLA PROFESIONAL YANG MEMPUNYAI KASUS SKANDAL TERKENAL DI DUNIA

Menjadi atlet profesional akan dilengkapi dengan sejumlah tanggung jawab pribadi. Seorang pesepakbola profesional harus mewakili dirinya dalam kriteria yang sesuai dengan klub dan timnasnya. Namun ternyata, banyak dari pemain top dunia ini adalah orang-orang yang tercela dan sedikit brengsek.

Mereka memiliki uang dan status profesional yang dapat membuat jutaan orang di seluruh dunia iri karenanya, walaupun demikian mereka juga tak luput dari perbuatan tercela.

Nyatanya beberapa pemain ini mampu menutupi perbuatan tercela mereka lewat aksinya yang sempurna di lapangan hijau, dimana mereka berjuang penuh bagi klub dan timnas serta tunduk pada peraturan yang dilayangkan asosiasi wasit dan sepakbola. Namun ketika cerita mereka terungkap perihal kelakuan mereka di luar lapangan, media dengan cepat menyebarkan berita tersebut yang akan berujung kepada kasus atau skandal. Akibat keteledoran ini, mereka pun harus rela diperas dan bahkan berujung kepada penebusan.

Meskipun perjuangan mereka menjadi seorang pemain sepakbola profesional begitu besar bagi klub dan timnasnya, para media sepertinya lebih senang meliput perilaku kekanak-kanakan dan kriminal mereka daripada karirnya. Dan ketika hal ini sudah terjadi, mungkin para pemain tersebut perlu melakukan beberapa instropeksi yang cukup serius sebab semua aib mereka sudah menjadi konsumsi publik dunia.

Dan inilah 12 pesepakbola profesional yang mempunyai kasus skandal terkenal di dunia, diantaranya adalah :

1. Lionel Messi

Messi dan ayahnya, Jorge terlibat dalam sengketa yang sedang berlangsung dengan pemerintah Spanyol, dimana Messi dituding tidak membayar pajak sekitar € 4 juta. Messi pun mencoba untuk mengalihkan kasus ini agar cepat selesai pada tahun 2013 dengan membayar € 5 juta sebagai pembayaran yang baik, tetapi ia masih harus menghadapi hukuman penjara selama 22 bulan atas dugaan kasus perselingkuhan.

2. Karim Benzema

Selain keterlibatannya bersama Ribery dalam skandal menyewa wanita panggilan dibawah umur, Karim Benzema juga ditahan oleh polisi Perancis terkait kasus pemerasan rekaman seks milik rekan setimnya, Mathieu Valbuena. Benzema diduga bertindak sebagai perantara dalam dugaan kepemilikan rekaman seks milik Valbuena dan dilaporkan telah melakukan negosiasi atas nama rekan setimnya. Sontak pengacara Benzema menapik hal tersebut, namun striker Perancis tetap harus menghadapi kurungan penjara minimal 5 tahun jika dirinya terbukti bersalah.

3. Mario Balotelli

Ratusan cerita telah beredar di internet seputar Mario Balotelli. Ia kerap membuat sejumlah kontroversi di sepanjang karirnya, baik itu didalam lapangan maupun diluar lapangan. Mulai dari memberikan segepok uang tunai kepada tunawisma, berpose selfie di tengah lapangan, terlibat pertengkaran dengan pelatih dan rekan setimnya selama pertandingan sedang berlangsung, melemparkan rumput kepada pemain lawan, menyalakan kembang api didalam rumahnya sendiri dan semua berita utama tersebut tidak pernah lepas dari seputar kehidupan Balotelli.

Ia juga pernah kedapatan merokok di kamar mandi di sebuah klub malam dan melanggar peraturan tim untuk mengunjungi sebuah klub strip. Mario Balotelli adalah pemain yang gemar mencari perhatian untuk meningkatkan popularitasnya.

4. Cristiano Ronaldo

Secara luas, ia dianggap sebagai salah satu pemain yang paling kontroversial dalam dunia sepakbola. Cristiano Ronaldo adalah seorang atlet sepakbola yang mempunyai basis penggemar terbanyak di dunia selama bertahun-tahun. Beberapa orang menganggapnya sebagai megabintang yang angkuh, dimana ia membuka sebuah museum di kota kelahirannya Fuchal, Madeira untuk memamerkan berbagai prestasi dan penghargaannya.

Dia secara rutin memamerkan beberapa pasangannya ke publik dan membuat sebuah film documenter untuk menghormati dirinya sendiri. Beberapa orang juga menganggapnya sebagai ‘si brengsek yang mempunyai kesadaran diri’.

5. Joey Barton

Sepanjang karirnya di dunia sepakbola, Joey Barton selalu berjuang keras untuk mempertahankan sikap tenangnya. Dalam tiga insiden terpisah, ia pernah menyerang rekan setim dan bahkan pemain lawan. Pertama terjadi di Manchester City saat ia menyerang Ousmane Dabo, kedua terjadi saat dirinya menyerang Morten Gamst Pedersen, dan terakhir terjadi saat dirinya menendang Sergio Aguero sekaligus menyerang Vincent Kompany. Barton juga dihukum karena melakukan insiden penyerangan di pusat kota Liverpool sehingga dirinya harus mendekam di penjara selama 77 hari.

6. Marlon King

Marlon King sebaiknya tidak diijinkan untuk mengendarai kendaraan bermotor, karena dirinya telah berulang kali melanggar hukum tentang operasi rambu lalu lintas. King sudah melakoni setidaknya 15 pelanggaran dalam hidupnya mulai dari kasus pencurian, pengrusakan, penyalahgunaan ijin dan menabrakan mobilnya saat dirinya tengah menikmati es krim. Pada tahun 2014, ia dipenjara selama 18 bulan lantaran sikap mengemudinya yang dinilai dapat mencelakakan nyawa orang lain dan mendapat larangan mengemudi selama 3 tahun.

7. Ched Evans

Pada tahun 2012, stiker Sheffield United Ched Evans dihukum karena dituduh memperkosa seorang wanita berumur 19 tahun yang tengah mabuk. Setelah menjalani setengah dari hukuman 5 tahun penjaranya, Evans kemudian dibebaskan dan melanjutkan karirnya sebagai pesepakbola.

Beberapa klub termasuk Hartlepool, Hibernians, Oldham dan Grimsby City telah berusaha untuk memberikan Evans kesempatan bergabung, tetapi para fans mereka menolak keras kehadiran Evans. Meskipun telah didapat sejumlah bukti yang jelas, Evans masih saja menyatakan dirinya tidak bersalah secara terbuka di situs pribadinya.

8. Luis Suarez

Perilaku yang ditayangkan oleh Luis Suarez di sepanjang karirnya mencerminkan sosok pria yang tercela, apalagi di mata media internasional. Suarez dinyatakan bersalah karena dengan sengaja menggigit pemain lain sebanyak 3 kali, dan yang paling terkenal adalah saat dia menggigit Giorgio Chiellini pada ajang Piala Dunia 2014.

Selain itu pada tahun 2011, ia pernah bersitegang dengan Patrice Evra, dimana ia menghina Evra secara rasial. Ia akhirnya dinyatakan bersalah oleh FA, didenda serta dilarang untuk melakoni 8 laga. Meskipun telah didapat sejumlah bukti yang kuat dalam insiden Evra, Suarez masih saja menyatakan dirinya tidak bersalah.

9. Franck Ribery

Pada tahun 2010, sebuah skandal mengguncang media Perancis. Saat itu, dua pesepakbola terbaik mereka dituduh telah terlibat dalam sebuah tindakan prostitusi dibawah umur di sebuah klub malam. Kemudian muncul spekulasi bahwa Franck Ribery adalah pemain yang terlibat didalamnya.

Dia mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahui jika wanita panggilan tersebut masih dibawah umur. Usut punya usut, akhirnya juga ditemukan bahwa rekan setimnya, Karim Benzema juga terlibat. Ribery dibebaskan dari tuntutan hukum oleh pengadilan Perancis namun reputasinya sedikit ternoda.

10. Djibril Cisse

Pada bulan Oktober 2015, mantan stiker Liverpool, QPR, dan Sunderland Djibril Cisse ditahan oleh polisi karena dituduh dirinya merupakan bagian dari investigasi seputar dugaan kasus pemerasan rekaman seks mantan rekan setimnya di Perancis, Mathieu Valbuena.

Cisse adalah salah satu dari empat orang yang ditahan setelah diduga mencoba untuk menerima uang dari Valbuena dalam pertukarannya dengan sebuah rekaman seks. Cisse juga sempat dikenal publik dan media sosial lainnya karena hubungan ia dengan mantan istrinya harus berakhir ke jalur hukum.

11. Antonio Cassano

Dalam ajang Piala Eropa tahun 2012 lalu, Antonio Cassano pernah membuat komentar kontroversial ketika para wartawan bertanya tentang adanya pemain gay didalam skuad timnas Italia. Cassano memilih untuk mengatakan bahwa dirinya sangat berharap jika tidak ada satupun pemain gay didalam skuadnya dan berkata “Jika ada orang homo disini, itu urusan mereka”. Komentarnya tersebut memicu protes dan Cassano akhirnya didenda senilai € 15.000 oleh UEFA untuk komentar tersebut.

12. Sergio Busquest

Sergio Busquest melukiskan dirinya sebagai sosok yang kontroversial di lapangan sepakbola, ia tidak pernah ragu untuk dimasukkan ke dalam tantangan yang dapat mencederakan lawannya. Ia juga pernah melakukan tindakan rasisme terhadap bek Real Madrid, Marcelo. Selama ajang El Clasico tahun 2011, Busquest diduga menyebut nama Marcelo dengan ‘monyet’ selama beberapa kali. Busquest dibebaskan dari tuduhan oleh UEFA dan diijinkan untuk melakoni laga di final Liga Champions, namun sebuah bukti video dipercaya dapat mengkonfirmasi tindakan rasisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *